KABAR duka kembali menimpa masyarakat Flores, Nusa Tenggara Timur. Kampung adat Gurusina yang terletak di Desa Watumanu, Kecamatan Jerebu, Kabupaten Ngada, dilaporkan terbakar pada Senin petang 13 Agustus 2018. Dibalik musibah, ternyata kampung Gurusina menyimpan daya tarik wisata, seperti apa?
Kampung Gurusina dikenal berkat atraksi dan ritual keadatan yang masih kental. Selain itu, keunikan rumah tradisionalnya juga terletak pada pondasi rumah yang terbuat dari bambu dan beratap alang-alang.
Beberapa rumah induk di kampung tersebut bahkan dihiasi oleh ornamen-ornamen khusus untuk menandakan bahwa rumah itu merupakan rumah adat utama. Pada bagian depan rumah biasanya terdapat pajangan tanduk kerbau yang menyimbolkan kejayaan dan kekayaan setiap warga.
Lantai rumahnya pun sengaja dibuat tanpa semen hanya menggunakan pelepah bambu. Di setiap papan penyangga lantai terdapat ukiran berbentuk bunga dan binatang.

Wisatawan juga dapat menyambangi tiga rumah kecil di tengah perkampungan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan harta benda serta kekayaan suku Gurusina. Selain itu, terdapat tiga lopo yang dipercaya warga sebagai tempat perisitirahatan para leluhur mereka.
Di kampung adat ini, setiap warga lansia, memiliki pekerjaan khusus sebagai pemecah biji kemiri dan menjemur hasil bumi lainnya di halaman rumah. Bagi wisatawan yang ingin menginap di wilayah perkampungan, bisa menghubungi penduduk setempat untuk menginap di rumahnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.