BERDIRI di sebuah pegunungan di daerah Flores, Desa Wae Rebo ternyata menyimpan sebuah keunikan adat istiadat dan cerita rakyat yang dapat mencengangkan para wisatawannya. Keunikan desa mampu memikat wisatawan dan menimbulkan banyak pertanyaan.
Pertanyaan-pertanyaan seputar keunikan adat istiadat dan nenek moyang masyarakat Desa Wae Rebo yang menjadi alasan utama mengunjungi desa ini.
Desa Wae Rebo memiliki 7 buah rumah utama yang disebut sebagai Mbaru Niang, dan berdiri diketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Ketujuh rumah ini tidak bisa ditambah ataupun dikurangi. Bahkan, masyarakat tidak boleh membangun rumah yang sama persis dengan Mbaru Niang. Sebab, rumah utama harus tetap berjumlah 7.
Rumah unik berbentuk kerucut tersebut juga dikenal dengan nama Rumah Bundar, sama sekali tidak sesuai dengan bentuknya. Dalam satu rumah hanya diisi oleh 6 hingga 8 keluarga. Dan, uniknya lagi rumah ini memiliki diameter serta ketinggian yang sama.
Dibalik adat istiadatnya yang kental, Desa Wae Rebo memiliki sebuah cerita soal nenek moyangnya yang ternyata berasal dari luar Pulau Flores.