Kenapa hal ini bisa terjadi?
Menurut Charan Ranganath, Direktur Program Memori dan Plastisitas di University of California, penjelasan paling sederhananya adalah, Anda tidak begitu tertarik terhadap nama tersebut!
"Manusia sangat baik dalam mengingat hal-hal yang ingin mereka pelajari. Terkadang Anda ingin mengingat nama orang dan di lain waktu itu lebih seperti hal yang terlewat karena pada saat itu Anda berpikir itu penting," kata Charan, seperti dilansir Okezone dari Time, Jumat (3/8/2018).
Tapi sering juga Anda benar-benar ingin mengingat nama seseorang tapi tetap saja lupa. Ini mungkin terjadi karena nama yang bersangkutan sangat pasaran dan Anda mengenal banyak orang dengan nama yang sama, bukan begitu?
Di sisi lain, nama yang langka bisa jadi mudah dikenali tetapi sulit untuk diingat dan nama apa pun, umum atau tidak umum, harus ikut berjuang untuk masuk ke ruang otak Anda yang sudah penuh sesak. Mau tidak mau Anda menyisipkan sedikit ruang untuk menyimpan nama orang baru tersebut.
Mengingat semua faktor tersebut, Charan menghimbau agar Anda berusaha lebih dari biasanya untuk bisa mengunci sebuah nama. Misal saat Anda bertemu seseorang bernama Dewi ketika lari pagi, Anda akan lebih mengingat Dewi bila menandai Dewi sebagai Dewi Si Perlari.