Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Susu Menambah Rasa Gurih Soto Ketimbang Santan? Ini Penjelasan Pakar Kuliner

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Minggu, 15 Juli 2018 |08:00 WIB
Benarkah Susu Menambah Rasa Gurih Soto Ketimbang Santan? Ini Penjelasan Pakar Kuliner
Susu untuk campuran makanan (Foto:Ist)
A
A
A

Sisca mengatakan, penambahan susu pasa olahan soto betawi sebetulnya untuk memaksimalkan santan kelapa yang berfungsi membuat tekstur kuah menjadi lebih kental. Di samping itu, nutrisi yang terkandung dalam susu sapi juga dipercaya ampuh dalam menarik minat pembeli.

"Orang percaya susu itu mengandung vitamin dan kalsium yang tinggi. Secara tidak langsung itu bisa jadi daya tarik jual, karena dinilai menyehatkan. Tapi kalau pesannya jeroan semua dan makan sotonya setiap hari, justru akan menjadi tidak sehat," ujar Sisca sambil tertawa.

 

Untuk proses pengolahannya sendiri, memang dibutuhkan waktu dan teknik yang tepat agar soto terasa lebih lezat dan gurih. Sisca mengatakan, susu dan santan biasanya ditambahkan ketika soto sudah siap dijual.

"Susu baru dicampurkan ketika kuah soto sudah matang atau hendak disajikan. Jadi memang harus belakangan agar tidak cepat basi. Sedangkan untuk takarannya, 150 gram daging matang biasanya disajikan dengan 200 ml air (kuah). Kuah ini juga harus dihitung, kalau mau gurih bisa dibagi jadi dua, 100 ml air dan 100 ml susu," tukasnya.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement