JAKARTA - Umumnya, hampir setiap orang memiliki tahi lalat pada tubuh. Tahi lalat merupakan kondisi kulit yang normal sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Namun, beberapa orang mengeluhkan tahi lalat karena mengganggu pemandangan, bahkan terkadang hingga menimbulkan rasa gatal. Sebenarnya, apa yang menyebabkan tahi lalat gatal dan bagaimana penanganannya? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari hellosehat.com.
Apa penyebab tahi lalat gatal?
Tahi lalat biasanya muncul di beberapa area tubuh seperti tangan, kaki, punggung, wajah, hingga kulit kepala. Tahi lalat terkenal dengan warnanya yang hitam atau cokelat. Bentuknya pun beragam, bisa rata dengan kulit, maupun menonjol di atas permukaan kulit. Namun, bagaimana pun keadaannya, kondisi kulit ini masih termasuk normal dan tidak berbahaya.
BACA JUGA: Viral Dokter Cantik yang Buat Pria Mabuk Kepayang, Penasaran Kan?
Foto: Shutterstock
Hanya saja, beberapa orang mengeluhkan tahi lalat yang terasa gatal. Ada berbagai hal yang menyebabkan kondisi ini, mulai dari adanya kontak dengan bahan pakaian, losion, detergen, sabun, ataupun penggunaan produk kimia lainnya.
Meski jarang, tahi lalat gatal juga bisa menjadi tanda kanker melanoma. Namun, bukan berarti karena terasa gatal, artinya Anda pasti kena kanker. Untuk lebih jelasnya, cek gejala lain yang muncul berbarengan dengan rasa gatal pada tahi lalat Anda.
Bagaimana membedakan tahi lalat yang normal dan tidak normal?
Tahi lalat yang normal biasanya berukuran kecil, berbentuk bulat, dan berwarna cokelat atau kehitaman. Jika diperhatikan secara saksama, baik rata ataupun muncul di kulit, permukaannya tampak sama alias tidak ada yang lebih menonjol.
Sementara, tahi lalat yang dirasa tidak normal, ditandai dengan warna dan bentuknya yang berbeda atau bahkan berubah. Misalnya, tahi lalat yang semakin hari terlihat semakin besar.