
“Kita sudah melihat adanya kampanye untuk noda bekas operasi, bentuk putting yang aneh, dan sekarang saatnya untuk kampanye agar mampu menerima kondisi kulit. Karena itu saya menciptakan gerakan yang diharapkan mampu memberdayakan orang lain untuk menerima kondisi mereka,” imbuh Louisa.
Inisiatif Louisa berdampak cukup luar biasa di media sosial Instagram. Orang-orang, terutama kaum hawa, beramai-ramai mengunggah foto yang menunjukkan wajah berjerawat dengan tagar #FreeThePimple. Hasilnya, sekira 400 foto di seluruh dunia sudah diunggah oleh warganet.

Selain terlibat dalam kampanye mengenai wajah berjerawat, Louisa Northcote juga menjadi model untuk proyek dari fotografer Sophi Harris-Taylor yang diberi tajuk ‘Epidermis’. Proyek tersebut menampilkan foto dari sejumlah wanita yang memiliki kondisi kulit beragam. Positifnya, foto-foto tersebut diunggah tanpa disunting terlebih dahulu.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.