Produksi Al Quran Brailer
Ahmad Joni Watimena menjelaskan bahwa dulu untuk memiliki Al Quran Brailer sangat susah. Bahkan, menurut penjelasan Joni, yayasannya di awal-awal berdirinya itu hanya memiliki 3 juz yang cetakannya dari Yogyakarta dengan kertasnya plastik.
Dari masalah tersebut, akhirnya muncul ide untuk mencetak Al Quran Brailer sendiri."Pertama kali kita dapat bantuan dari Almh. Ainun Habibi pada 2000. Kita dapat 70 juta untuk membeli printer kecil. Dari situ kemudian kita kembangkan," terang Joni.
Baca juga: 10 Perempuan Muslim Cantik dan Terkaya di Dunia
Sejak adanya printer kecil itu, akhirnya yayasan ini terus memproduksi Al Quran Brailer hingga akhirkan bisa sampai sekarang. Perlu Anda ketahui, Al Quran Brailer produksi yayasan ini sudah dieksplor hingga Australia, Jepang, sampai Lebanon.
"Kami tidak mengomersilkan Al Quran ini, jadi Al Quran ini dibeli dari wafat para donatur dan para teman tunanetra yang pengin, mereka hanya dibebankan ongkos kirimnya. Ya, ini juga sebagai edukasi dan kami ingin itu dijadikan tanggung jawab teman-teman tuna netra yang sudah memiliki Al Quran Brailer," ungkap Joni.
Baca juga: Ingin Berat Badan Tetap Ideal saat Lebaran? Ini Cara Bakar Lemak Anda
Terkait dengan produksi, Yayasan Raudlatul Makfufin perhari biasanya mencetak 3 set Al Qurat. 1 set Al Quran ini terdiri dari 30 juz. Jadi, bisa dikatakan, dalam sehari, produksi Al Qurannya adalah 90 items. Ya, Al Quran Brailer itu dicetak per juz bukan dalam satu buku seperti Al Quran pada umumnya. "Kalau Al Quran orang biasa digenggang sudah cukup, Al Quran teman tuna netra harus punya rak sendiri untuk menyimpan 30 juz Al Quran mereka," kata Joni sedikit bercanda.
Sementara itu, terkait dengan produksi Al Quran, Joni menuturkan bahwa dari uang wakaf para donatur terselip uang operasional yayasan. Namun, sekali lagi, Al Quran ini bukan barang komersil, Jadi, produksi ini bukan semata-mata untuk mencari keuntungan, tetapi menjadi wadah dan fasilitator para teman tuna netra untuk bisa mendekatkan diri pada Allah SWT dengan membaca Al Quran.
(Fakhri Rezy)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.