Seperti itulah kejadian yang Sullivan alami, dia mulai berpikir bahwa seseorang mungkin mengutuk dirinya. Dia jadi memiliki rasa takut akan kematian dan takut untuk berdiri dalam kelompok orang-orang karena mereka juga bisa terkena petir. Bukan hanya ini, Sullivan juga mulai membawa sekaleng air ke mana pun dia pergi, karena takut kepalanya akan terbakar lagi.
Meskipun melakukan semua yang dia bisa untuk mencegah kemungkinan disambar untuk kelima kalinya, itu tidak membantu apa pun. Karena serangan petir kelima terjadi yakni pada tahun 1973. Setelah melihat badai yang akan datang menuju ke arahnya, Sullivan mencoba berlari lebih cepat menggunakan mobilnya. Berpikir bahwa dia telah melarikan diri dari TKP, ia pun keluar mobil untuk melihatnya. Ternyata, itu adalah hal terburuk yang bisa dia lakukan.
"Saya benar-benar melihat tembakan petir dari awan saat ini, dan itu langsung datang kepada saya," katanya. Dia disambar dengan kekuatan sedemikian rupa sehingga salah satu sepatunya dengan tali yang masih terikat terbang.

Kejadian disambar petir yang keenam ka alami saat berusia 64 tahun. Sullivan sedang berjalan-jalan mengelilingi tempat kerjanya. Dilaporkan bahwa dia melihat awan datang dan dia berusaha melarikan diri. Sullivan mengklaim bahwa awan mengikutinya, dan mengatakan bahwa dia mencoba melarikan diri tapi akhirnya kena juga.
Sullivan memilih untuk pensiun setelah serangan keenam, tetapi petir terus menghantuinya. Bahkan serangan ketujuh ia dapatkan ketika sedang memancing di waktu luangnya. Meski mengalami serangan itu, ia masih bisa menemukan energi untuk kembali ke mobilnya. Mantan penjaga taman itu juga masih mampu bertengkar dengan beruang hitam yang mencoba mencuri ikannya. Menurut Sullivan, ini adalah ke-22 kalinya dia memukul beruang dengan tongkat selama hidupnya.