Namun sayangnya, kawasan wisata tersebut mengalami kesulitan dalam pengembangan. Salah satu faktor utamanya adalah dikarenakan kondisi alam, yakni terjadinya abrasi laut yang tidak jauh dari lokasi area Mini Safari Batang Dolphins Center (BTC).
“Kita ingin mengembang lebih gede, tapi karena alam yang sudah tidak bersahabat lagi. Sebenarnya bisa diatasi, cuma ya butuh biaya besar. Harusnya Pemerintah Daerah (Pemda) bersinergi sama kami,” ungkap Danu selaku Manajer Operational Batang Dolphins Center (BTC), pada Rabu 2 Mei 2018.
“Kita ingin menjadi ikonnya kota Batang, saya sebagai orang Batang sendiri bingung mau berwisata ke mana. Dengan adanya Batang Dolphins Center (BTC) ini berharap bisa jadi tempat wisata,” tambahnya.