Lebih lanjut, masih dalam pemaparan dr. Mery, jika keputihan yang terjadi disertai bau tidak sedap, gatal, dan sakit ketika berhubungan seksual, ditemukan pula flek seperti darah, maka bisa dipastikan itu semua adalah gejala infeksi di area kewanitaan. dr. Mery mengungkap ada beberapa penyebab yang bisa menimbulkan semua masalah ini, salah satunya cara membersihkan organ kewanitaan yang salah.
"Penyebabnya macam-macam jamur, bakteri, dan trikomonas. Paling banyak pertama bakteri, kedua jamur, baru trikomonas, bisa gabungan keduanya, atau ketiganya, salah satu gejalanya keputihan, yang tidak seperti biasanya," ungkap dr. Mery.
Masih dalam pemaparan dr. Mery keputihan yang disebabkan oleh bakteri baunya sangat dominan, amis, sering pula disertai rasa nyeri saat berhubungan seksual. Sementara, keputihan yang disebabkan oleh jamur, keputihannya berwarna putih seperti susu atau keju, dengan rasa gatal yang dominan, jamur sendiri bisa tumbuh karena kelembapan udara yang tinggi.
Sedangkan trikomonas 70persen pengidapnya tidak merasakan ada gejala. Tapi, keputihan berwarna kuning kehijauan, kadang berbusa, dan area kewanitaan berwarna seperti stoberi kemerahan dan terdapat bintik-bintik.