Salat
“Ketika awal masuk Islam, ada kesalahapahaman lucu yang saya pahami. Pada awal-awal saya menjadi Muslim saya melakukan salat lewat panduan sebuah buku. Instruksi buku mengatakan ketika salat tidak boleh membiarkan orang asing lewat di depan kita. Lalu saya mengartikan itu secara gamblang saja,” tulisnya.
Kemudian, ketika sedang mengajar ia hendak melaksanakan salat, lalu ia menggelar sajadah di sebuah ruangan, ia memastikan tempat itu aman untuk salat dan menghadap kiblat.
“Lalu teman saya Jhon lewat di depan saya karena dia harus mengambil buku. Saya membiarkannya lewat karena saya pikir dia bukan orang asing, ya, dia teman saya!” jelasnya.
Setelah beberapa bulan berlalu, AElfwine Mischler saya baru tahu kalau kata ‘orang asing’ yang dimaksud adalah siapa pun tidak boleh lewat di depan orang salat. Dan, ‘orang asing’ yang dimaksud juga adalah seseorang yang bukan mahram (keluarga dekat yang dilarang menikah).