Bukit Tono sendiri diresmikan sebagai destinasi wisata lokal Bojonegoro pada 29 Juni 2017. Beberapa spot foto disediakan pengelola, mulai dari spot 'love' dengan dekorasi sarang burung, bunga aneka warna, hingga spot berlatar belakang pemandangan pegunungan Kendeng Selatan yang berdiri tegak mengelilingi wilayah Kecamatan Gondang.

Menurut pengelola Bukit Tono, Galih Satria Putro Buono, ia dan para pemuda Dusun Kadung yang tergabung dalam Mbegagah Manajemen ini berkomitmen menjaga dan mengembangkan potensi alam dari Bukit Tono dan Desa Sambongrejo pada keseluruhan.
"Kalau tidak para pemuda mau siapa lagi yang melestarikan ini. Ini aset yang berharga dan tak ternilai harganya dari desa kami. Membiarkan sama dengan merusak lingkungan," ungkap Galih ditemui Okezone, beberapa waktu lalu.
(Baca Juga: Curiga Si Dia Berselingkuh? Ini 7 Cara Menangkap Basah Pasangan)
Biasanya di setiap pekan atau momen tertentu suguhan pentas seni budaya daerah, seperti tayub dan campursari menjadi daya tarik berbalut eksotisme bentang alam deretan bukit kapur Kendeng Selatan. (tam)
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.