Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengangkat Kaki Istri Setelah Berhubungan Seks Tingkatkan Peluang Hamil?

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Jum'at, 30 Maret 2018 |10:28 WIB
Mengangkat Kaki Istri Setelah Berhubungan Seks Tingkatkan Peluang Hamil?
Ilustrasi (Foto: Wtop)
A
A
A

BEBERAPA pasangan suami-istri (pasutri) yang segera ingin memiliki keturunan, biasanya melakukan apapun untuk meningkatkan peluang terjadi kehamilan. Salah satu adalah mengangkat kaki istri seperti membentuk sikap lilin pada senam lantai selama beberapa menit.

Tapi, benarkah mengangkat kaki istri setelah berhubungan seks dapat meningkatkan peluang hamil? Dilansir dari laman Healthista, ternyata kepercayaan tersebut hanyalah mitos. Bahkan, berbaring justru lebih efektif dalam meningkatkan peluang kehamilan pada istri.

Sebuah uji coba terkontrol secara acak yang dipublikasikan di British Medical Journal pada tahun 2009 meneliti 400 pasangan. Mereka sedang diinseminasi buatan dan menemukan bahwa wanita yang berbaring selama minimal 15 menit memiliki peluang 50 persen lebih besar untuk hamil daripada mereka yang segera bangun, berdiri atau berjalan.

"Hal yang sama mungkin berlaku untuk meningkatkan peluang hamil setelah berhubungan seks," kata Dr Gabrielle Downey, konsultan ginekolog dan ahli kebidanan di Rumah Sakit BMI Birmingham, Inggris yang dikutip Healthista.

Tetapi, meski istri sama sekali tidak perlu mengangkat kaki, Anda dapat membantu prosesnya. "Rahim seorang wanita sedikit condong ke depan, jadi jika Anda memiringkan pinggul ke atas sedikit, katakan dengan meletakkan bantal di bawah punggung bawah saat istri berbaring, sperma akan memiliki jarak yang lebih dekat ke rahim," papar Dr Downey.

"Sperma secara efektif melakukan perjalanan menurun dan membutuhkan lebih sedikit energi untuk sampai ke tempat yang mereka inginkan (sel telur-red)," tambahnya.

Tapi, mengapa harus minimal 15 menit? Sperma pasca-seks harus masuk ke rahim, menjelajahinya dan melalu saluran telur, jelas Dr Downey.

"Saya benar-benar menyarankan berbaring selama setengah jam setelah berhubungan seks agar menjadi lebih baik, untuk memastikan prosesi tersebut memiliki cukup waktu untuk terjadi," saran Dr Downey.

Setelah itu, gravitasi tidak begitu penting bagi pergerakan sperma ketika tuba fallopi memiliki gerakan ritmik di dalam yang membantu pergerakan sperma.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement