Ia memaparkan, persepsi seperti ini bisa muncul tergantung dari pengalaman yang dimiliki si individu itu, lalu dia mengasosiasikan pose yoga tersebut menjadi sesuatu hal yang erotis berdasarkan pengalamannya, ini juga termasuk dari hasil membaca konten seksual, melihat gambar, atau bahkan dari aktivitas seksual yang dilakukan.
"Yang jelas, bisa dikatakan erotis bila menimbulkan hasrat seksual ketika secara terus menerus seseorang yang melihat tidak bisa mengontrol dorongan seksualnya dan mendapatkan kepuasan saat atau setelah melihat aksi tersebut," terang psikolog alumnus Universitas Padjajaran ini.
(Baca Juga: Lecut Hasrat Seks Pria dengan Belly Dance)
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.