3. Pra-menopause
Osteoporosis dapat memengaruhi anak muda juga, termasuk wanita pra-menopause berusia 20, 30 dan 40 tahun. Istilah pra-menopause mengacu pada wanita yang masih mengalami menstruasi secara teratur dan belum mencapai masa menopause. Beberapa wanita muda yang memiliki kepadatan tulang rendah memiliki kemungkinan peningkatan terkena osteoporosis.
(Baca Juga: Ini Alasan Duduk di Toilet Lebih Dianjurkan Daripada Berjongkok)
4. Kehamilan
Beberapa wanita hamil mengembangkan jenis osteoporosis sementara selama kehamilan. Ini adalah kasus yang jarang terjadi dan biasanya hilang setelah wanita tersebut melahirkan. Ibu menyusui harus meningkatkan asupan makanan kalsium dan vitamin D untuk membangun tulang yang kuat. Jika tidak mendapatkan cukup nutrisi, kebutuhan kalsium bayi akan terpenuhi dengan mengambil kalsium dari tulang Anda, sehingga menyebabkan porositas tulang dan osteoporosis.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.