Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belum Ada Obatnya, Pencegahan Penyakit Radang Otak Jepang Harus Digalakkan

Belum Ada Obatnya, Pencegahan Penyakit Radang Otak Jepang Harus Digalakkan
A
A
A

Tanda klinis dari JE tidak dapat dibedakan dengan penyebab lain dari penyakit Sindrom Ensepalitis Akut (AES), sehingga pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk mengonfirmasi penyakit JE.

(Baca Juga: Mengenal Gejala dan Bahaya Virus Radang Otak Jepang)

Kasus JE adalah kasus AES yang telah dikonfirmasi positif dengan pemeriksaan laboratorium positif. Laporan dari Kementerian Kesehatan tahun 2016 menunjukkan di 11 provinsi terdapat 326 kasus AES dengan 43 kasus atau 13 persennya di antaranya positif JE.

Sebanyak 85 persen kasus JE di Indonesia terdapat pada kelompok usia di bawah 15 tahun dan 15 persen pada kelompok usia di atas15 tahun. Kasus JE terbanyak terdapat di Provinsi Bali.

Imunisasi JE dikampanyekan dan dicanangkan di Kabupaten Tabanan pada awal Maret dan akan menyeluruh ke semua kabupaten di Provinsi Bali hingga April 2018.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement