Pasangan yang tertawa bersama, hubungan tetap langgeng
Robert Levinson, profesor psikologi dari University of California Berkeley melakukan sebuah penelitian kecil terhadap beberapa pasangan. Masing-masing pasangan diminta untuk membicarakan hal-hal yang membuat mereka kesal satu sama lain. Hasilnya pasangan yang menanggapi hal-hal yang membuat kesal dengan tawa merasa lebih baik dan bahkan memiliki tingkat kepuasan hubungan lebih tinggi serta bertahan lebih lama. Hal ini membuktikan jika tertawa bersama pasangan dapat memperkuat hubungan.
Tertawa mengendalikan otak kita
Saat seseorang melihat orang lain tertawa, maka biasanya dia akan ikut tertawa. Alasannya karena otak membuat seseorang hampir tidak mungkin menahan tawa. Daerah otak korteks premotor yang mempersiapkan otot-otot di wajah untuk bergerak telah diaktifkan saat melihat orang lain tertawa.
Tertawa membawa banyak dampak positif bagi kesehatan