SETIAP orang pasti pernah tertawa. Tertawa adalah bagian dari respons tubuh terhadap hal-hal yang lucu. Tertawa membutuhkan banyak usaha di dalam otak, sebab harus mengaktifkan area motorik, emosional, kognitif, serta pemrosesan sosial.
Sebuah studi yang diungkap dalam Pengantar Psikologi Humor menyebutkan kekuatan tawa untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
Baca juga: 6 Manfaat Tertawa yang Jarang Diketahui
Tertawa dapat mengembangkan otot tubuh bagian atas manusia, mulai kombinasi otot wajah, gerakan mata, kepala, hingga bahu. Banyak area di otak kemudian menjadi aktif sehingga jalur saraf emosi, seperti kegembiraan dapat meningkatkan suasana hati dan stres berkurang.

Para ilmuwan coba mengukur frekuensi dan intensitas 41 orang yang tertawa dalam periode dua pekan yang dikaitkan dengan peringkat stres dan fisiknya. Mereka menemukan makin banyak tertawa, maka makin rendah stres yang dirasakan. Tertawa juga mampu meningkatkan keintiman dengan orang lain.