Ia menjelaskan walaupun jumlah pemasukannya berbeda jauh dari tahun 2016, namun jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung kenaikannya tidak signifikan.
"Bisa dibilang jumlah pengunjung yang datang relatif tak jauh berbeda dengan tahun 2016. Karena di tahun 2016 ada yang datang berjumlah 80-an ribu, sementara pada tahun 2017 jumlah pengunjung mencapai 90-an ribu," ujarnya.
Sementara itu target pemasukan pada tahun 2018 lanjutnya, Kementerian Pariwisata memberi target Rp2,8 miliar, karena memang dilihat dari tahun sebelumnya yang terbilang cukup tinggi pemasukannya.
"Kalau di kami target yang diberikan pemerintah itu berupa berapa pemasukan dari jumlah kunjungan itu. Kalau untuk jumlah pengunjungnya tak menjadi patokan," tambahnya.
Sementara itu, untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan pada tahun 2018 ini pihak Taman Nasional Kelimutu akan membangun rumah adat di kawasan parkiran. Rumah adat itu kata Agus nantinya bisa digunakan untuk upacara ada dan tempat berangkat bagi para Mosalaki saat ada upacara adat. Adapun saat hari biasa rumah adat itu berfungsi sebagai museum dan juga bisa jadi shelter bagi para pengunjung yang berkunjung ke kawasan wisata danau tiga warna itu.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.