Masturbasi tetap merupakan kegiatan berisiko, meskipun risikonya hanya minimal. Onani yang terlalu sering dan kasar dapat menyebabkan iritasi kulit. Penis yang sedang ereksi berisiko untuk “patah” jika dibengkokkan secara paksa.
Posisi tengkurap saat masturbasi juga bisa memberikan tekanan yang lebih pada penis. Hal ini berisiko menyebabkan cedera pada penis. Posisi yang disarankan agar masturbasi lebih “aman” adalah telentang, duduk, atau berdiri.
Sebaiknya hindari meremas area batang penis saat sedang ejakulasi. Hal ini berisiko menyebabkan kerusakan pada saraf dan pembuluh darah yang terdapat di daerah penis. Selain itu juga bisa menyebabkan masuknya air mani secara paksa ke kandung kemih.
3. Seberapa sering yang dianggap normal?
Tidak ada jumlah normal onani yang dikatakan “normal”. Hal yang menjadi patokan adalah kehidupan sehari-hari Anda. Jika Anda beberapa kali bermasturbasi dalam sehari namun hidup Anda sehat dan menyenangkan, jumlah tersebut tidak berlebihan. Namun jika hal ini mempengaruhi kehidupan Anda dan pasangan Anda, sebaiknya Anda mulai menguranginya perlahan-lahan agar tidak menjadi “ketergantungan”.