Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bagaimana Cara Aman Mengeluarkan Serangga yang Masuk ke Telinga?

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Kamis, 25 Januari 2018 |07:11 WIB
Bagaimana Cara Aman Mengeluarkan Serangga yang Masuk ke Telinga?
Ilustrasi (Foto: Davidavocadowolfe)
A
A
A

Bila serangga masih hidup saat berada di dalam telinga Anda, dengungan dan pergerakan serangga seringkali terdengar sangat keras dan terasa sakit. Anda juga mungkin akan mengalami rasa sakit, peradangan, bengkak, dan iritasi pada telinga. Tidak menutup kemungkinan juga peradangan di dalam telinga akhirnya membentuk benjolan bernanah yang bisa pecah, sehingga telinga tampak mengeluarkan cairan. Namun, kondisi ini akan lebih sulit dideteksi jika terjadi pada anak-anak.

Komplikasi yang mungkin terjadi jika telinga kemasukan serangga

Komplikasi yang paling umum jika telinga kemasukan serangga adalah gendang telinga pecah atau membran timpani pecah.

Serangga yang masuk ke telinga mungkin saja akan membuat gigitan atau goresan pada gendang telinga, hal ini yang akan memperburuk kondisi gendang telinga Anda. Gendang telinga pecah merupakan kondisi di mana adanya sobekan pada membran timpani, sebagai pemisah saluran telinga bagian luar dengan telinga bagian tengah.

Pecahnya gendang telinga ini dapat mengakibatkan gangguan berupa hilangnya pendengaran dan infeksi pada telinga bagian tengah. Kondisi ini dapat bersifat sementara hingga gendang telinga Anda pulih kembali. Jika Anda mengalami gendang telinga pecah, Anda akan merasakan sakit dan biasanya keluar cairan (nanah atau darah) dari telinga.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement