Zaman dulu, orang-orang Arab mengubah kota ini menjadi pusat administrasi yang penting. Lalu memperkenalkan Islam ke daerah tersebut.
Ada juga masjid tertua Derbent, Masjid Juma namanya. Selama abad ke-9, Derbent adalah kota terbesar di Kaukasus dengan populasi melebihi 50.000 orang.
Setelah orang-orang Arab, wilayah tersebut berada di bawah kuasa orang-orang Armenia. Mereka mendirikan sebuah kerajaan di sana yang berlangsung sampai invasi Mongol di awal abad ke-13.
Kota ini berpindah tangan berkali-kali selama beberapa abad berikutnya, berada di bawah pemerintahan keluarga Shirvanshah, yakni sebuah dinasti di Azerbaijan modern. Lalu ada orang-orang Iran dan Ottoman, dilansir Amusingplanet, Selasa (23/1/2018).
Pada abad ke-19, setelah berakhirnya Perang Rusia-Persia, Derbent bersama dengan sebagian besar Dagestan diserahkan ke Kekaisaran Rusia.