Perkembangan industri kerajinan kulit Tanggulangin sendiri ternyata juga sempat mengalami pasang surut. Terlebih saat bencana alam lumpur lapindo melanda wilayah tersebut.
"Permintaan pasar dari tahun ke tahun sebetulnya terus meningkat. Namun, semenjak bendana lumpur lapindo memang terjadi penurunan yang signifikan. Selama 6 bulan kami kolapse. Mau tidak mau kami harus menginformasikan ke sejumlah pihak bahwa wilayah kami aman dan tidak terkena dampaknya," tukas Choirul.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.