SEBERAPA sering Anda memerhatikan kesehatan mulut? Mungkin tidak seperti anggota tubuh lainnya. Padahal di dalam mulut terdapat organ-organ yang perlu mendapat perhatian khusus seperti gigi, gusi, hingga rahang. Bila organ tersebut bermasalah, tentu bisa menghambat aktivitas.
Sebagai contoh, rahang membantu Anda untuk berbicara, mengunyah, dan membuat ekspresi wajah. Bila rahang sakit, maka orang akan malas berbicara atau mengunyah dan ekpresi wajahnya menjadi datar. Melansir Self, Rabu (17/1/2018), inilah penyebab rahang menjadi sakit yang bisa Anda hindari:
Stres
Pada saat orang mengalami stres, secara tidak sadar ia bisa melakukan tindakan yang merugikan rahang. Dirinya bisa merapatkan gigi secara terus menerus yang membuat banyak ketegangan pada gigi dan rahang termasuk dengan otot, tendon, dan ligamen. Namun secara tidak sadar orang bisa merapatkan diri pada saat tidur. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan bantuan dari dokter gigi.
Gangguan sendi rahang
Setiap sisi tulang rahang memiliki sendi yang berfungsi sebagai engsel untuk menghubungkan rahang ke tengkorak kepala. Sama halnya dengan sendi lainnya di anggota tubuh, sendi pada rahang juga bisa bermasalah. Hal itu akan membuat rahang menjadi kaku, sulit dibuka, terkunci, dan rasa nyeri saat membuka atau menutup mulut. Rasa nyeri akan berkurang begitu menjalani pengobatan lini pertama seperti menggunakan obat, memakan makanan lembut, menghindari membuka mulut terlalu lebar selama beberapa waktu, mengurangi stres, dan melakukan latihan peregangan rahang.
Kesalahan saat menggigit makanan
Menggigit makanan secara berlebihan di mana gigi bagian atas tumpang tindih dengan gigi bagian bawah dapat menyebabkan nyeri rahang. Hal itu lantaran rahang tidak berfungsi seperti seharusnya sehingga menimbulkan keausan dan nyeri pada sendi dan ototnya. Hal itu bisa diatasi dengan kawat gigi, namun di tingkat yang lebih parah membutuhkan tindakan pembedahan.
Plak
Penumpukan plak di gigi menyebabkan adanya rongga yang bila tidak diobati menimbulkan nyeri. Hal itu lantaran rongga masuk lapisan di bawah enamel . Untuk mengatasinya, kunjungilah dokter gigi dan rajin membersihkan gigi setiap hari.
Munculnya gigi geraham belakang
Nyeri pada rahang bisa juga terjadi karena gigi geraham bagian belakang atau gigi bungsu sedang tumbuh dan berusaha merobek gusi. Bila gigi bungsu yang menyebabkan rahang sakit, maka dokter akan melakukan rontgen untuk melihat posisi gigi. Jika gigi itu mengganggu, maka dokter akan mencabutnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.