Aokigahara kerap disangkutpautkan dengan kematian karena kawasan itu diyakini pernah digunakan untuk melakoni ubasute—ritual untuk mengasingkan manula ketika masa kelaparan dan musim kering melanda. Bahkan sebagian orang Jepang masih percaya bahwa ada arwah-arwah yang bergentayangan di hutan itu.
Namun, popularitas Aokigahara sebagai lokasi bunuh diri baru meningkat beberapa tahun terakhir. Sebabnya? Beberapa pejabat pemerintah Jepang menduga hal itu dipicu oleh kemunculan Tower of Waves, novel karya Seicho Matsumoto terbitan 1961 berisi aksi bunuh diri sepasang kekasih di Hutan Aokigahara.
Buku lain, The Complete Manual of Suicide (1993) karya Wataru Tsurumi, menggambarkan Aokigahara sebagai "tempat sempurna untuk meninggal dunia". Buku itu terjual jutaan eksemplar.
Hutan Aokigahara juga memikat Hollywood. Ada setidaknya dua film yang terinspirasi oleh reputasi Aokigahara, yakni Sea of Trees (2015), yang dibintangi Mathhew McConaughey, dan film horor The Forest yang dirilis 2016 lalu. Ada pula sejumlah acara televisi yang membahas Aokigahara di sejumlah negara.
Kesunyian mencekam