Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Jenis Board Game Ini Bisa Jadi Permainan Terbaik untuk Balita

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 06 Januari 2018 |18:00 WIB
5 Jenis <i>Board Game</i> Ini Bisa Jadi Permainan Terbaik untuk Balita
Ilustrasi (icanteachmychild)
A
A
A

MEMILIKI seorang anak kecil mengharuskan Anda menyediakan fasilitas bermain baginya. Ya, sebab di usianya itu, otak dan tubuhnya sedang dalam pertumbuhan dan dengan membiasakan si anak melakukan aktivitas yang positif, tentunya akan berdampak baik bagi tumbuh kembangnya.

Tidak bisa dipungkiri, di era modern ini, banyak orangtua yang akhirnya “menyerah” pada gadget. Banyak dari orangtua yang memercayakan ponsel pintar sebagai alat untuk membuat anaknya anteng atau setidaknya bisa makan dengan tenang di meja makan.

Padahal, hal tersebut adalah kesalahan yang sangat besar. Mungin Anda berargumen permainan atau tontonan yang diberikan untuk si anak memang dibuat khusus untuk mereka. Tapi, bagaimana pun ponsel itu belum waktunya diberikan pada anak usia balita. Pun juga anak-anak sebetulnya, dengan catatan pendampingan yang ketat.

Nah, untuk membuat anak Anda aktif bermain sebetulnya Anda bisa memberikan board game sebagai permainan yang lebih berfaedah. Seperti yang diterangkan dalam laman I Can Teach My Child, board games dianggap mampu memberikan manfaat kognitif bagi otak anak. Sekalipun permainan yang paling sederhana seperti permainan perhitungan, tebak warna, atau pencocokan.

Di sini juga Okezone coba memberikan 5 referensi board games yang bisa Anda miliki untuk menggantikan ponsel pintar sebagai fasilitas balita Anda yang sekali lagi belum sepatutnya diberikan.

1. Roll and Play (Usia anak 18 bulan ke atas)

Permainan board games yang paling popular adalah ular tangga dan monopoli. Tapi, rasanya anak usia di bawah 5 tahun masih belum bisa Anda ajak bermain permainan tersebut. Nah, dengan permainan Roll and Play, dirasa anak 2 tahun saja sudah bersedia memainkannya.

Cara memainkannya pun cukup mudah. Anda tinggal minta anak Anda melemparkan dadu dengan setiap sisinya memiliki warna. Sudah begitu, warna apa yang muncul di akhir akan menentukan bagaimana permainan selanjutnya.

Yang bisa dilakukan, misalnya:

- Merah : Kartu aksi – Lakukan hal konyol

- Kuning : Emosi – Buatlah ekspresi ngantuk

- Ungu : Bagian tubuh – Gosok perut

- Hijau : Suara hewan – Mengaung seperti singa

- Orange : Menghitung – Tunjukan jari berjumlah 2!

- Biru : Warna – Temukan sesuatu yang berwarna biru

2. Zingo (Usia anak 3 tahun ke atas)

Menjodohkan gambar dengan kartu yang dipegang. Mungkin, sederhananya seperti itu. Jadi, Anda membiarkan anak Anda menemukan mana kartu dengan gambar yang serupa. Ini sangat baik dalam hal mengidentifikasi sesuatu. Tapi, bagaimana pun anak di usia ini kadang masih belum bisa menemukan mana yang cocok, jadi Anda tetap mesti mendampinginya, ya!

3. Hi Ho Cherry-O (Usia anak 3 tahun ke atas)

Dari permainan ini, Anda bisa mengajarkan kepada anak bahwa untuk mendapatkan sesuatu butuh waktu terlebih dulu. Permainan ini juga mengajarkan anak cara memanen buah yang menyenangkan. Bagaimana cara mainnya?

Jadi, pada permainan ini, tersedia papan pemutar, table memanen, dan biji-bijian. Saat si anak memutar papan pemutar, maka itu yang akan menentukan akan diapakan biji yang dia pegang. Apakah akan ditempatkan di pohon atau akan diberikan kepada tupai yang berjaga di samping pohon? Tentunya, semakin banyak biji di pohon, si anak akan merasa bahagia!

4. The Lady Bug (Usia anak 4 tahun ke atas)

Siapa sangka, permainan ini pada awalnya diciptakan oleh seorang siswi kelas satu SD! Di permainan ini, anak akan belajar mengenali lebih jauh apa itu kumbang dan cara menghitung secara bersamaan. Anak juga diarahkan untuk tahu apa yang disuka dan tidak disuka kumbang. Sebetulnya permainan ini sama seperti ular tangga. Namun, bedanya jalurnya hanya lurus. Rintangannya hanya mundur atau mengulang dari awal. Keberuntungan datang jika harus melaju ke kolom lebih depan!

5. Bug Trails (Usia anak 5 tahun ke atas)

Permainan ini biasa dikenal juga dengan nama domino with twist! Jadi, pada dasarnya, permainan ini mengharuskan si kecil untuk menyusun tubuh kumbang sesuai dengan warna kakinya. Jadi, secara acak terdapat 4 warna yang berbeda. Nah, untuk bisa menyusun semua rangkaian menjadi satu, anak diminta untuk mengikuti setiap ujung kaki kumbang sesuai dengan warna berikutnya. Strategi diperlukan di sini dan yang pasti ini menyenangkan untuk menghabiskan waktu bersama dengan keluarga!

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement