Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen Tasripin saat ditanya terkait evaluasi penertiban Gunung Kemukus tidak merespons. Sementara itu, Wabup Sragen Dedy Endriyatno saat ditemui di ruang kerjanya, juga memilih tutup mulut terkait rencana selanjutnya.
Dedy menyampaikan, kondisi Gunung Kemukus sekarang sudah berkurang secara signifikan. Kemaksiatan di Gunung Kemukus sekarang sudah berkurang signifikan. Pemkab masih konsisten menata Gunung Kemukus menjadi wisata religi,” ujarnya seraya mengakui target pembersihan prostitusi dan kemaksiatan di Gunung Kemukus memang meleset.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sragen Abdullah Affandi menyatakan MUI tetap mendukung komitmen Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati untuk menutup prostitusi dan kemaksiatan di Gunung Kemukus. Abdullah menyampaikan praktik prostitusi itu menjadi sumber penularan penyakit HIV/AIDS di Sragen yang jumlah pengungkapan kasusnya terbanyak di Soloraya.
“MUI berharap Bupati Sragen tetap konsisten untuk menutup prostitusi dan kemaksiatan di Kemukus. Yang bisa menutup prostitusi dan kemaksiatan itu hanya pemerintah karena pemerintah yang memiliki aparat. Ormas [organisasi kemasyarakatan] berdasarkan undang-undang tidak bisa menutup,” ujarnya.
(Risna Nur Rahayu)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.