MANADO memang surganya kuliner ikan bakar. Ratusan rumah makan yang menawarkan menu khusus ikan bakar bertaburan hampir diseluruh wilayah Manado.
Mulai menginjakkan kaki di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, puluhan rumah makan ikan bakar bakal Anda temui selama perjalanan menuju pusat kota Manado.
Mulai dari Telaga Resto, Teterusan yang sudah cukup terkenal, Sevent Day, Pondok Hijau, bibir ikan, Bakar Rica, Pondok Ikan, Afisha semunya sama-sama menawarkan menu ikan bakar dengan berbagai konsep yang berbeda, misalnya teterusan, pondok hijau dan sevent day, rumah makan ikan bakar dengan konsep gazebo yang berada di atas kolam ikan yang lumayan luas.
Belum lagi rumah makan ikan bakar yang berada di pusat kota Manado. Dari penelusuran Okezone, sepanjang jalan dari boulevard dua menuju jembatan Ir. Soekarno, sekira ada 20 rumah makan ikan bakar berjejer rapi, beberapa di antaranya yang cukup terkenal seperti rumah makan Albeki, Dabu-Dabu Lemong, Sahabat Nelayan, Raja Racik, Sari Laut, Sabrina, Pinggir Laut, Pesisir, Aroma, Kinamang dan Tepi Laut.
Belum lagi kalau dihitung dengan yang di emperan-emperan toko, yang hanya buka sore hari, saat toko mulai tutup. Selain itu juga ada rumah makan ikan bakar yang sudah beroperasi cukup lama, seperti Big Fish, Angel Fish, Wisata Bahari, Samudra, Ocean 27 dan Raja Oci.
Namun herannya, semua rumah makan ikan bakar itu tidak pernah sepi pengunjung mulai dari pagi sampai dengan malam hari. Padahal, menu yang ditawarkan sama, ikan bakar, baik itu ikan Oci, tindarung, mujair, ikan mas, tude, dan juga rahang tuna.
"Semua ikan bakar sih sama, yang membedakan hanya sambalnya saja, ya kalau sambalnya sedikit dan tidak pedas, rasanya kurang pas" ujar Arther, warga Manado penyuka ikan bakar.
Ya, masyarakat Manado memang terkenal suka dengan makanan yang pedas-pedas, ibaratnya kalau makan tanpa sambal, rasanya hambar. Makanya rumah makan ikan bakar yang ada di Manado menyediakan dua macam sambal, sambal pedas dan sambal dabu-dabu lemon.
(Baca Juga: Gurihnya Bawal Bakar Saus Padang dan Bawal Asam Manis untuk Menu Makan Malam)
Sambal yang disiapkanpun diletakkan dalam wadah yang besar di atas meja agar pengunjung bisa mengambilnya sesuka hati. Kalau sambal yang disiapkan rumah makan hanya di wadah kecil dan tidak bisa minta tambah lagi, jangan harap rumah makan tersebut akan ramai pengunjung, yang ada malah sepi.