Sebagian orang mengira, menyimpan wine di dalam lemari merupakan cara terbaik untuk menjaga kualitasnya. Namun menurut penelitian, wine seharusnya disajikan pada suhu 12 - 18 derajat Celcius, bukan bersuhu ruang.
BACA JUGA:
Menurut pemaparan Taylor Wines, jika wine disimpan dalam ruangan yang panas, makan kandungan alkoholnya akan mendominasi rasa minuman tersebut. Dalam arti lain, cita rasa wine lainnya akan tersamarkan. Sementara itu, menyimpan wine di suhu yang terlalu dingin juga dapat menekan rasa manis dan justru meningkatkan rasa asamnya.
Lalu pada suhu berapakah wine seharusnya disimpan?
Dilansir dari Metro, sebetulnya tidak ada suhu yang konstan untuk menyimpan wine. Sebagai contoh, red wine jenis Shiraz dan Cabernet Sauvignon harus disajikan pada suhu 16-18 derajat celcius. Lalu untuk red wine dengan body yang lebih ringan seperti Pinot Noir sebaiknya disajikan pada suhu 12-14 derajat celcius atau lebih dingin.