BANGKOK, ibu kota Thailand baru saja dinobatkan sebagai kota yang paling sering dikunjungi di dunia. Baik untuk wisata, bisnis atau hanya transit, para pengunjung Bangkok mengaku senang dan betah ke sini.
Ada banyak pagoda yang bisa dikunjungi, beragam mal dan pasar bagi yang hobi belanja, juga wisata alam dan kota yang menarik. Diluar hiburan mainstream ini, menjelajah jalan-jalan ikonik di Bangkok seperti Khao San road juga menantang dan asyik lho.
Bagi yang sudah pernah mengunjungi Bangkok sebelumnya, melihat pagoda dan Royal Palace lagi mungkin akan terasa membosankan karena bentuk bangunan dan pagoda - pagodanya hampir mirip. Ini yang saya rasakan saat kembali mengunjungi Bangkok untuk kedua kalinya pada awal minggu ini.
Sejak melangkahkan kaki keluar bandara Don Mueang, saya sudah niat untuk langsung menuju Khao San Road yang terkenal sebagai jalan backpacker.
Ada beberapa transportasi umum yang bisa dipilih untuk menuju Khao San road selain menggunakan taksi. Yaitu dengan naik bus umum no 59 yang berwarna kuning dengan membayar 50 baht atau Rp.20.500,00. Busnya sendiri sudah lumayan tua tapi ber-AC sehingga tetap nyaman.
Pilihan kedua dengan menggunakan bus limo. Bus limo ini akan langsung menuju Khao San road, tanpa berhenti di halte. Harga tiketnya 150 baht atau Rp.61.500,00. Sesuai namanya, bus limo terlihat lebih mewah dari bus biasanya. Sofanya empuk dan nyaman. Di dalam bus juga dilengkapi wifi. Dari bandara Don Mueang, Khao San road bisa dicapai sekitar 1 jam.
(Baca Juga: Yam Khang Thailand, Seni Pijat Relaksasi dari Kaki Api)
Khao San road yang dikenal sebagai jalan backpacker terlihat mirip dengan jalan Legian di Kuta, Bali. Sepanjang jalan dipenuhi dengan bar, restoran, klub, hostel dan hotel. Hanya saja jalanan Khao San road lebih lebar.
Di sepanjang jalan berjejer pedagang kaki lima menawarkan aneka snack dan makanan khas Thailand seperti mango sticky rice, pad thai, es krim kelapa dan buah potong dengan harga sekira 50 bath atau Rp20.500,00.
Saat malam hari suasana di Khao San road sangat hidup. Ratusan backpacker tumpah ruah di jalanan. Mereka menikmati jajanan kaki lima sambil menari mengikuti alunan musik EDM yang dimainkan dari bar - bar di sekitarnya.
(Baca Juga: Museum Thailand Berisi Kulit Buaya Raksasa)
Saat malam, saya juga menemukan snack yang aneh seperti sate kalajengking. ada pula pedagang yang menawarkan laughing gas, sejenis balon yang kalau dihirup bisa memberikan efek senang. Sedang pedagang lainnya sibuk menawarkan ping - pong show kepada setiap traveler yang lewat.
Berjalan - jalan di Khao San road lumayan menyenangkan karena suasana di kawasan ini sangat hidup. Karena kendaraan dilarang lewat sini, para turis pun bisa jalan-jalan dengan leluasa. Bila ingin berbelanja, banyak juga pedagang kaki lima yang menjual celana santai khas Thailand, kaos oblong serta aneka oleh-oleh.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.