KUTACANE - Mayoritas warga di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, memasak lemang mewarisi tradisi Suku Alas ketika memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah yang jatuh pada Jumat (1/12).
Pantauan di sejumlah desa Aceh Tenggara, terlihat sejumlah penduduk di daerah tersebut, sejak pagi hari mulai melakukan aktifitas menanak lemang sebagai penganan khas asli Indonesia ini.
"Kita bikin seperti ini, sebagai tiang penyangga untuk membakar lemang dengan menggunakan kayu kering," terang Suhardi Selian (44), penduduk di Babussalam.
Ia mengaku, kegiatan membakar penganan khas yang berada di dalam batang bambu tersebut memakan waktu paling cepat sekitar empat jam lamanya.