Advertisement
Advertisement

Hikmah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Annisa Amalia Ikhsania , Jurnalis-Jum'at, 01 Desember 2017 |05:30 WIB
Hikmah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MAULID Nabi selalu jatuh pada 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Tahun ini, Maulid Nabi di Indonesia akan jatuh bertepatan pada 1 Desember 2017.

Masyarakat sejumlah kota atau desa di setiap pelosok Nusantara pun ada yang mentradisikan ritual Maulid dalam berbagai macam perayaan.

Dengan diperingatinya Maulid Nabi menjadi suatu wujud ungkapan rasa syukur dan penghormatan umat Muslim, khususnya kepada utusan Allah SWT.

Mengutip dari berbagai sumber, substansi Maulid Nabi Muhammad SAW dititikberatkan pada bagaimana umat Muslim menyegarkan lagi memori untuk selalu meneladani perjuangan Rasulullah. Dengan begitu, peringatan Maulid akan terasa manfaatnya oleh umat Islam itu sendiri. Mereka bisa memacu lagi berbagai amalan ibadah yang lebih berkualitas dan sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya.

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab 21).

Baca Juga:

Melalui perayaan Maulid Nabi, setidaknya hal tersebut terwujud beberapa hikmah sebagai berikut :

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement