Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertama dalam Sejarah, Wanita Yahudi Bersaing Ikuti Miss Jerman

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Kamis, 30 November 2017 |19:04 WIB
Pertama dalam Sejarah, Wanita Yahudi Bersaing Ikuti Miss Jerman
Wanita Yahudi ikuti kontes kecantikan Miss Jerman (Foto:Huffpost)
A
A
A

JERMAN dan Yahudi memiliki hubungan yang kurang bagus pada masa lalu. Tak heran jika topik yang menghubungkan antara Jerman dan Yahudi sangat sensitif untuk dibahas.

Tapi lain halnya dengan kompetisi kontes kecantikan Miss Jerman yang akan digelar tahun depan. Karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, wanita Yahudi berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Namanya Tamar Morali. Ia bermimpi menjadi Miss Jerman Yahudi pertama dalam sejarah.

Morali adalah gadis berusia 21 tahun yang lahir di Karlsruhe, Jerman. Saat ini ia merupakan satu dari 20 kandidat yang bersaing memperebutkan gelar "Miss Internet" di Jerman. Jika dia berhasil memenangkan kontes kecantikan ini, maka dia akan sampai ke Final Miss Jerman tahun depan.

Di kompetisi besar tahun depan itu, Morali akan bersaing dengan para wanita yang memenangkan kontes di seluruh negara bagian. Morali mengungkapkan kepada Jerusalem Post tentang betapa berbahaya baginya untuk bersaing memperebutkan gelar di negara di mana orang Yahudi pernah mengalami peristiwa mengerikan yang luar biasa.

"Saya melihat pencalonan saya tidak hanya sebagai pencapaian pribadi. Tetapi juga prestasi untuk Negara Israel dan orang-orang Yahudi di Diaspora, bahwa di Jerman, sebuah negara dengan sejarah yang sangat kompleks dengan orang-orang Yahudi, ada kontestan Yahudi yang ikut memperebutkan gelar," kata Morali kepada Jerusalem Post dikutip dari Huffingtonpost, Kamis (30/11/2017).

BACA JUGA:

4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Usai Facial, Pakai Make-Up Salah Satunya!

Sementara itu, Max Klemmer, juru bicara Miss Germany Corporation mengatakan kepada HuffPost bahwa organisasi tersebut tidak mengharuskan kandidat berasal dari latar belakang etnis dan agama tertentu. Namun, dia mengatakan Morali adalah kandidat Yahudi pertama yang diketahui sejauh ini.

 

"Kami bangga memilikinya dan dia sudah sampai sejauh ini dalam kompetisi ini," ujar Klemmer melalui email.

Morali bercerita bahwa orangtuanya pindah ke Austria ketika masih kecil, sehingga ia dikelilingi oleh komunitas Yahudi yang lebih besar. Kemudian, ia sempat menghabiskan tujuh tahun di Israel. Lalu Morali kembali ke Jerman untuk kuliah dan bekerja sesuai jurusannya dalam bidang komunikasi dan bisnis.

Saat ini, ia sudah menjadi salah satu kandidat Miss Internet yang menjadi jalan baginya menuju Miss Jerman. Setelah tiga minggu, kontestan akan dipilih 10 kandidat dan yang menang akan melaju ke Miss Internet Final pada 13 Januari 2018.

Morali sendiri percaya bahwa memenangkan Miss Internet dan kemudian Miss Jerman akan membantu menyoroti ketahanan komunitas Yahudi Jerman.

"Saya bangga menjadi seorang Yahudi Jerman," tandas Morali.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement