Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batasi Makan, Ini 5 Efek Samping Konsumsi Serat Berlebihan

Dewi Kania , Jurnalis-Selasa, 28 November 2017 |12:12 WIB
Batasi Makan, Ini 5 Efek Samping Konsumsi Serat Berlebihan
Ilustrasi (Foto: Boldsky)
A
A
A

ASUPAN serat memang dibutuhkan setiap hari. Tapi porsi makannya jangan berlebihan, karena bisa sebabkan konstipasi dan masalah lainnya.

Saat ini, orang sadar akan manfaat gaya hidup sehat. Semua orang menyadari pentingnya makan sehat dan berolahraga dengan benar.

Tubuh kita adalah mesin yang perlu diberi bahan makanan yang tepat untuk efisiensi maksimal. Setiap hari tubuh membutuhkan keseimbangan karbohidrat, protein, vitamin, mineral, lemak dan serat, supaya bisa menjalankan semua fungsinya.

Karbohidrat merupakan sumber energi utama. Vitamin dan mineral membantu menjalankan fungsi tubuh yang berbeda. Protein adalah blok bangunan sel dan otot kita.

Sementara lemak dibutuhkan untuk kelancaran fungsi proses kimia. Serat penting dikonsumsi untuk memastikan pergerakan usus halus lancar.

Penting untuk mengkonsumsi jumlah nutrisi masing-masing. Tidak lebih dan tidak kurang dan itulah yang diet seimbang memastikan.

Serat merupakan bagian penting dari makanan sehat. Karena bisa membungkus isi perut dan buang air besar jadi mudah.

Rata-rata orang membutuhkan sekira 20 sampai 40 gram serat setiap hari. Makan lebih dari itu bisa menimbulkan banyak masalah.

Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin Anda alami saat Anda berlebihan makan serat. Simak ulasannya, dilansir Boldsky, Selasa (28/11/2017).

Sembelit

Asupan serat diperlukan untuk menghindari sembelit. Namun, kelebihan serat justru berlawanan manfaatnya. Kelebihan serat bisa menyerap semua cairan di usus, yang menyebabkan dehidrasi dan pergerakan usus menjadi terbatas.

Diare

Serat bertanggung jawab atas kecepatan buang air besar Anda melalui usus. Terlalu banyak serat berarti lebih banyak kecepatan, yang berakibat pada diare. Makanya hati-hati ya!

Perut Kembung

Kembung terjadi saat tubuh kita mencoba memecah makanan di usus besar. Terlalu banyak serat, malah Makanan jadi sulit dipecah oleh tubuh. Akibatnya, bisa mengganggu pencernaan dan terbentuknya gas yang menyebabkan kembung.

Nyeri perut

Kelebihan gas menyebabkan rasa sakit di daerah perut. Bila Anda mengkonsumsi terlalu banyak serat, sulit bagi tubuh untuk memecahnya. Hal ini menyebabkan perut kembung berlebihan, yang menyebabkan perluasan otot perut dan dengan demikian terasa sakit.

Dehidrasi

Serat cenderung menyerap air dari usus untuk mengembangbiakkan tinja. Terlalu banyak serat akhirnya menyerap semua air dari usus dan menyebabkan dehidrasi. Rasa haus berlebihan yang menjadi tanda dari dehidrasi yang mudah dikenali.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement