SATU kesamaan yang hampir dirasakan semua orang adalah jika kurang tidur, mood jadi berantakan. Efeknya jadi banyak mengkonsumsi gula, kafein, dan jadi lesu saat beraktivitas. Termasuk saat berhubungan dengan pasangan.
Biasanya orang menduga penyebab kurang tidur adalah karena bising, cemas, atau teman tidurnya punya kebiasaan negatif yang mengganggu sehinga membuat susah tidur dan merusak hubungan pasangan suami-istri.
Berdasarkan riset yang dilakukan National Sleep Foundation, empat pasangan yang secara rutin tidur pisah ranjang merasakan manfaat secara psikologis dan hubungan. Seperti dilansir Popsugar, Selasa (28/11/2017), berikut manfaatnya.
Mood lebih baik
Kemungkinan masing-masing pasangan punya kebiasaan buruk saat tidur. Sehingga mengganggu salah satu dari mereka. Situasi ini mungkin akan mempengaruhi suasana hati. Morgan Statt, pemeriksa kesehatan dan keselamatan di ConsumerSafety.org, mengatakan jika Anda dan pasangan punya kebiasaan tidur berbeda, ini bisa membuat seseorang mengalami malam yang sangat gelisah. Tidur yang buruk dapat menyebabkan iritabilitas di pagi hari. Dengan tidur pisah ranjang, Anda berdua akan tidur nyenyak dan menghilangkan rasa dendam keesokan paginya.
Libido meningkat
Tidur selalu seranjang mungkin akan bikin malas bergubungan seks karena dia selalu ada di samping Anda sepanjang malam. Statt menunjukkan bahwa tidur di tempat tidur terpisah dapat membantu memecah rutinitas biasa dan juga meningkatkan libido.