Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makan Malam Bersama Berkaitan dengan Masa Depan Cemerlang Anak? Ini Penjelasan Psikolog

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 29 November 2017 |07:00 WIB
Makan Malam Bersama Berkaitan dengan Masa Depan Cemerlang Anak? Ini Penjelasan Psikolog
Makan malam bersama anak (Foto:Cheatseheet)
A
A
A

PENENTUAN pola asuh anak menjadi pilihan yang sangat pribadi bagi setiap orangtua. Dalam keluarga, penentuan pola asuh terbaik perlu didiskusikan dengan sangat tepat, karena itu menjadi salah satu penentu bagaimana masa depan anak.

Terkait dengan apakah pola asuh itu benar atau salah, itu menjadi keputusan dari suatu keluarga dan sulit untuk disalah-benarkan. Sebab, pola asuh juga didasarkam pada bagaimana budaya dan kultur yang terbangun antara si ayah dan ibunya.

Tapi, menurut Psikolog Keluarga dan Anak Roslina Verauli, ada 5 tips utama yang mesti dilakukan orangtua agar masa depan anak menjadi lebih baik. Kelima tips tersebut pun mengarahkan setiap orangtua agar tidak menyingkirkan pentingnya asupan makanan yang baik.

BACA JUGA:

Lucu! Begini Reaksi Lawan Main Meghan Markle saat Mendengar Kabar Pertunangannya

Kelima tips tersebut antara lain:

1. Menyediakan makanan sehat di rumah

Ini sudah menjadi keharusan setiap orangtua di manapun mereka berada. Kesehatan dan kecerdasan anak salah satunya dipengaruhi dari apa yang mereka konsumsi setiap harinya. Dan sebagai orangtua, sudah sepatutnya memberikan makanan yang sehat dan seimbang untuk anak-anak dan anggota keluarga lainnya.

2. Memberikan model perilaku makan makanan yang sehat bagi anak

Ini berkaitan dengan membangun perilaku dan kebiasaan anak. Bagaimana pun, setiap anak akan mencontoh perilaku yang terbangun di keluarganya. Ketika Anda ingin si kecil doyan sayur, ya, semuanya itu berawal dari orangtua yang doyan makan sayur.

"Jangan sampai orangtua pengin anaknya doyan makan buah dan sayur, tapi orangtuanya tidak pernah makan sayur atau buah di depan anaknya. Mau nyontoh siapa si kecil kalau begitu?" kata Vera, pada Okezone, di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2017).

3. Orangtua hanya menitipkan makanan sehat bagi anak

Ini yang harusnya dipahami dengan sangat baik. Bagaimana pun, anak hanya menerima dari apa yang disajikan orangtuanya. Kalau si anak punya kekurangan dalam hal fokus misalnya, mungkin saja itu karena orangtuanya tidak memberikan makanan bergizi padanya.

Yang terpenting lagi, sudah sewajibnya orangtua selalu menjaga asupan makanan si kecil. Asupan makanan yang baik dan seimbang meminimalisir terjadinya gangguan belajar atau penurunan kualitas diri dari si kecil.

BACA JUGA:

Pendaki Ditanya Naik Gunung Musim Hujan, Netizen: Lebih Baik Ditunda

4. Makan malam keluarga sebagai wadah peningkatan pola makan sehat pada anak

Mungkin Anda sangat sibuk sehingga hanya bisa makan malam dengan anak. Tapi, jangan sesali hal tersebut. Yang harus dilakukan sekarang adalah ajarkan makan sehat di makan malam keluarga itu. Sebab, di momen itu lah Anda bisa lebih in-touch dengan si anak dan itu baik untuk membuat anak Anda paham apa makna makan bersama dan mau makan makanan sehat.

5. Mengikuti anak program sarapan dan makan siang di sekolah

Bagaimana pun Anda tidak bisa memantau dengan sangat tepat makanan yang dimakan si anak saat dia berada di sekolah. Untuk meminimalisir kekhawatiran itu, Anda bisa mengikuti anak Anda program sarapan dan makan siang di sekolah. "Kalau sudah diatur sekolah biasanya sudah sangat sesuai dengan nilai gizi anak dan Anda tidak perlu khawatir terkait kesehatan dan kebersihan makanan tersebut. Tapi, makan bersama dengan keluarga tetap perlu dilakukan, ya," ucap Vera.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement