Advertisement
Advertisement

Moms, Ternyata Ini Pentingnya Mengajak Ngobrol si Kecil sejak dalam Kandungan

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Senin, 20 November 2017 |20:37 WIB
<i>Moms</i>, Ternyata Ini Pentingnya Mengajak Ngobrol si Kecil sejak dalam Kandungan
Ilustrasi (Foto: Healthylivingmagz)
A
A
A

MENDONGENG memiliki banyak manfaat. Hal ini berguna untuk menanamkan banyak nilai kehidupan kepada anak sejak dini.

Menurut Ketua dan Pendiri Kampung Dongeng, Awam Prakoso, mendongeng memiliki manfaat seperti menanamkan budi pekerti, penanaman karakter, dan memberikan wawasan. Pria yang akrab disapa Kak Awam ini juga mengatakan bahwa mendongeng bisa dilakukan sejak anak berada dalam kandungan.

Dijelaskan oleh Muniroh atau Kak Mumun dari Kampung Dongeng Jakarta, sejak memiliki janin di dalam kandungan, seorang ibu bertugas memberikan edukasi yang baik untuk calon bayinya. Tugas ini kemudian bisa dilanjutkan hingga anak beranjak dewasa. Hanya saja, porsi yang diberikan berbeda sesuai dengan usia anak.

"Kalau di kandungan ceritakan kelak ketika lahir ingin anaknya jadi apa. Cerita yang digulirkan, sehingga bayinya merasakan itu. Ceritakan dengan bersuara, seperti 'Dek besok kalau sudah besar jadi bla bla bla' sambil usap perutnya," jelas Kak Mumun saat berbincang dengan Okezone di Gedung Inews Center, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2017).

Kak Mumun melanjutkan, kegiatan mendongeng juga dapat dijadikan sebagai media untuk berkomunikasi antara ibu dan anak atau ayah dan anak. Karena bukan hanya ceritanya yang akan menambah wawasan untuk si kecil, namun komunikasi yang dilakukan dapat menstimulasi anak agar lebih terbuka dan senang bercerita kepada orangtuanya.

"Memang mendongeng ini suatu media untuk berkomunikasi. Bukan hanya sekadar membacakan buku. Untuk anak Indonesia sangat dibutuhkan sekali itu," lanjut Kak Mumun.

Senada dengan Kak Mumun, Kak Awam juga mengatakan bahwa kebiasaan mendongeng ini bisa dijadikan alasan untuk membangun kedekatan dan komunikasi dengan anak. Hal ini akan membantu anak lebih senang bercerita kepada orangtua tentang banyak hal tanpa sungkan.

Ia juga mengatakan jika dibiasakan bercerita sejak kecil, maka saat dewasa, si anak akan lebih mudah menjalin komunikasi dengan orangtua.

"Dengan cerita itu maka bonding, ada kedekatan dengan anak. Sehingga ketika anak beranjak dewasa, enggak ada jarak lagi. Karena justru ketika SMP dan SMA anak sedang butuh-butuhnya sama kita," ujar Kak Mumun.

Sedangkan untuk waktu idealnya, Kak Mumun mengatakan, sebisa mungkin orangtua melakukannya secara rutin. "Sebisa mungkin rutin. Dari 24 jam, minimal ketika anak mau tidur, dongengi!" pungkas Kak Mumun.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement