Pradip dirawat di rumah, di mana setelah 2 hari para ahli bedah berusaha mengeluarkan paku besi dari perutnya menggunakan magnet. Untungnya, tidak ada paku besi yang menusuk perutnya.
"Kami memutuskan untuk mengatasinya, itu berisiko karena perutnya telah menjadi sangat besar dan benar-benar penuh dengan paku. Tapi, untungnya tidak menembus perut," tutur Dr Siddhartha.
"Kami membedah sebagian perutnya dan menggunakan magnet untuk mengeluarkan paku satu persatu, ada lebih dari 600 paku di dalamnya, kita harus memastikan semua paku yang ditelannya dikeluarkan," tambahnya.
Untuk diketahui, Pradip merupakan penderita skizoferenia, memiliki kebiasaan aneh mengonsumsi makanan yang tidak dapat dimakan. Namun, keluarganya terkejut saat mengetahui bahwa dia telah menelan paku.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.