Sedangkan, pada wisatawan nusantaranya, pemerintah menargetkan sebanyak 275 juta perjalanan pada 2019. Selain itu, berbanding lurus dengan peningkatan pertumbuhan dunia pariwisata, devisa Indonesia pun mendapat sumbangan terbesar dari sektor pariwisata mencapai Rp280 triliun.
Berdasarkan keterangan tersebut, maka, tidak heran lagi jika pariwisata di Indonesia menjadi penyumbang devisa terbesar nantinya. Sesuai dengan yang dikatakan oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya.
"Pariwisata akan menjadi penyumbang devisa terbesar di Indonesia dan telah masuk dalam top 20 fastest growing travel destination in the world," ucapnya.
Arief juga menjelaskan Indonesia telah lebih cepat lima kali dari Thailand, Singapura dan Malaysia dalam bidang pariwisata. Ia pun membayangkan Indonesia bisa lebih besar, lincah, sehingga tidak ada satu pun negara yang bisa mengalahkan Indonesia.
"Kita tidak perlu takut dengan tetangga sebelah, " tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.