Ibunda Vlada, Oksana, pun sempat mengatakan bahwa putrinya yang berusia 14 tahun tersebut sempat menghubunginya. Vlada mengeluh tubuhnya terasa lelah dan sangat ingin bisa tidur lebih lama.
“Itu pasti terjadi di awal-awal sakitnya. Dan suhu tubuhnya naik. Aku tidak bisa tidur dan terus meneleponnya, memohonnya untuk pergi ke rumah sakit," tutur Oksana.
(Baca juga: Tulang Rentan Diserang Sel Kanker, Ini Trik Mengetahui Gejalanya)
Orangtua Vlada pun mengaku tidak memiliki banyak uang untuk membawa jasad putrinya kembali ke Rusia. Vlada dikabarkan akan dikremasikan di China, lalu abunya akan diterbangkan ke tanah kelahirannya di Rusia.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.