Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Malu Punya Jidat 'Jenong', Begini Trik Mengakali Dahi Lebar Pakai Make-Up

Annisa Amalia Ikhsania , Jurnalis-Jum'at, 06 Oktober 2017 |15:55 WIB
Malu Punya Jidat 'Jenong', Begini Trik Mengakali Dahi Lebar Pakai <i>Make-Up</i>
Ilustrasi (Foto: Degrees)
A
A
A

MEMILIKI dahi lebar ternyata menimbulkan mitos tersendiri di kalangan masyarakat. Konon, mereka yang memiliki dahi atau pelipis lebar dianggap murah rezeki atau memiliki tingkat yang lebih baik. Benar demikian?

Well, kenyataannya, mereka yang memiliki dahi lebar justru mengaku hal tersebut bisa mengganggu penampilan. Sebagai solusinya, penataan rambut poni menjadi salah satu cara untuk menyiasati dahi yang lebar. Namun, tak hanya itu, dengan permainan riasan wajah yang tepat, dahi lebar Anda bisa tertutupi dengan cantik. Bagaimana caranya?

Aplikasikan bronzer

Cara termudah untuk menyamarkan dahi yang lebar adalah mengaplikasikan bronzer pada area tersebut dengan bantuan kuas berbulu besar. Pilihlah bronzer bertekstur matte dan hindari jenis matte dan shimmer karena bisa membuat area dahi semakin terekspos.

Menciptakan kontur wajah yang tepat

Cara lain yang bisa diterapkan adalah menciptakan kontur wajah yang tepat, yakni dengan mengaplikasikan shading di sisi kiri dan kanan dahi, atau di seluruh area wajah yang dekat dengan area tumbuhnya rambut.

Terapkan highlight

Sapukan highlight di sepanjang garis hidung serta dagu. Hal ini berguna untuk membuat bagian wajah tersebut tampak menonjol, sehingga perhatian orang yang melihat tak tertuju pada dahi Anda. Demikian tips ini diberikan oleh make-up artist Philipe Karunia dalam buku berjudul ‘Because You’re Special’ yang dikutip Jumat, (6/10/2017).

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement