Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rio Dewanto: Sampai Saya Punya Cucu Kopi Bakal Terus Digandrungi

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Minggu, 01 Oktober 2017 |18:58 WIB
Rio Dewanto: Sampai Saya Punya Cucu Kopi Bakal Terus Digandrungi
Rio Dewanto (Foto: Okezone)
A
A
A

SAAT ini kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat Indonesia. Minuman bercita rasa pahit ini seolah telah menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi. Buktinya, di setiap daerah di Indonesia kini sudah mulai banyak bermunculan kedai-kedai kopi dengan spesialisasi atau ciri khas masing-masing.

Hal tersebut memunculkan sebuah asumsi bahwa kopi bukan hanya tren semata yang akan hilang seiring berjalannya waktu. Bahkan, menurut artis papan atas Indonesia sekaligus pendiri Kopikini.com, tren kopi ini akan terus berkembang dalam kurun waktu sangat panjang.

“Umurnya akan sangat panjang banget, mungkin sampai saya punya cucu pun kopi akan terus digandurungi. Karena kalau ngomongin kopi itu tidak akan habis-habis. Waktu saya tur ke Aceh, saya mendengar cerita-cerita sejarah bahwa dulunya Teuku Umar meminum kopi sebelum berperang. Jadi udah dari sejarahnya orang Indonesia itu peminum kopi,” tutur Rio kepada Okezone, saat ditemui dalam acara Urban Life Coffee, Fashion, & Sneakers, di Mal Ciputra, Jakarta Barat, Minggu (1/10/2017).

Ketika ditanya terkait perkembangan kopi di Indonesia, Rio mengungkapkan bahwa beberapa daerah sudah mulai concern untuk mengembangkan industri kopi di daeah mereka masing-masing.

“Ada beberapa daerah yang sudah sangat maju salah satunya adalah Bali. Mereka sudah sangat maju dalam hal pertanian. Kalau di Jawa di Gunung Kelir juga sudah mulai dibina dengan baik. Beberapa kelompok tani sudah diedukasi sehingga mereka sudah punya keunggulan dalam beberapa hal. Dari kualitas, konsistensi, dan cita rasa biji kopinya sendiri,”ungkap Rio.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement