MEDIA sosial sepertinya sudah bukan lagi sekadar wadah untuk menuangkan aspirasi atau unek-unek masalah pribadi. Pada sebagian profesi, media sosial dianggap penting dalam kelangsungan pekerjaannya.
Nah, siapa sangka kalau ahli bedah pun membutuhkan sosial media untuk mempromosikan dirinya. Begitu lah yang dilakukan salah seorang dokter di Amerika Serikat. Menggunakan Snapchat, dia merekam tindakan operasi salah seorang pasiennya.
Salah satu alasannya mungkin tak pernah terpikirkan sebelumnya. Adalah karena banyak calon costumer yang akhirnya mengandalkan Instagram dan Snapchat sebagai bahan pertimbangan dalam memilih dokter bedah. Semakin si dokter aktif update kabar terkini, maka publik pun akan semakin percaya. Apalagi jika hasilnya pun terbilang baik.
BACA JUGA: