Pada 1950 pun kuil kabarnya pernah dibakar oleh biksu-biksu yang fanatik. Namun, struktur bangunan Kuil Kinkakuji telah dibangun kembali pada 1955.
Kuil Kinkakuji terdiri atas dua lantai. Setiap lantainya memiliki gaya arsitektur yang berbeda. Lantai pertama dibangun dengan gaya Shinden, yang digunakan untuk bangunan istana selama periode Heian dengan pilar kayu alami dan dinding plester warna putihnya yang kontras. Dinding kuil juga dilengkapi dengan cerita-cerita di atas paviliunnya yang disepuh. Ada juga patung Buddha Shaka dan Yoshimitsu yang bersejarah disimpan di lantai pertama.
Sementara itu, di lantai dua dipilih gaya Bukke yang digunakan sebagai tempat tinggal para samurai, dan eksteriornya benar-benar tertutup daun emas. Di dalam lantai ini ada Bodhisattva Kannon yang duduk di kelilingi oleh pating-patung empat raja surgawi. Namun, sayangnya patung tersebut tidak diperlihatkan ke pengunjung.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.