Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fenomena Tidur Dipindah Jin, Benar Terjadi atau Menderita Sleepwalking?

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Kamis, 21 September 2017 |21:58 WIB
Fenomena Tidur Dipindah Jin, Benar Terjadi atau Menderita <i>Sleepwalking</i>?
Ilustrasi (Foto: Timesofindia)
A
A
A

DI Indonesia, terkadang segala sesuatu yang aneh atau sulit diungkapkan dikaitkan dengan hal-hal mistis. Salah satunya adalah fenomena tidur dipindah jin.

Terdengarnya mistis memang, tapi fenomena tidur dipindah jin sama persis dengan kondisi gangguan tidur yang disebut sleepwalking. Nah, selain itu, ada beberapa hal-hal yang terjadi ketika Anda tidur, di mana menimbulkan kesan horor. Berikut sebagaimana yang dilansir dari laman Timesofindia:

Sleepwalking

Kondisi yang satu ini bisa menjadi kejadian berbahaya seperti saat Anda mengantri, maka bisa menabrak sesuatu, bergegas keluar rumah, bahkan berada di belakang kemudi. Bagian terburuknya adalah saat Anda bangun, Anda tidak akan ingat apapun. Hal ini terjadi karena saat berjalan dalam tidur, tubuh sudah terjaga namun bukan pikiran Anda. Penyebab fenomena ini tidak diketahui, namun risiko bisa meningkat pada orang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Di Indonesia, hal ini sering dikaitkan dengan hal-hal mistis. Pasti Anda lekat dengan cerita-cerita yang mengatakan seseorang dipindahkan oleh setan saat sedang tidur. Biasanya dikisahkan seseorang yang tidur di suatu tempat, namun ketika terbangun kebingungan karena sudah di lokasi yang berbeda. Lalu mereka menganggap telah dipindahkan oleh makhluk halus saat sedang tidur karena alasan tertentu.

Merasa seperti keluar dari tubuh saat tidur

Kondisi ini disebut sebagai fenomena neuropsikologis, di mana seseorang merasa bahwa kesadarannya ada di luar tubuhnya, bahkan melihat tubuhnya terbaring di tempat tidur. Secara ilmiah, tidak ada penjelasan untuk fenomena ini, bagaimanapun, untuk okultis, ini adalah bukti keberadaan jiwa. Ada banyak orang yang melakukan praktik ini secara sadar untuk memperluas kemampuan kognitif mereka.

Tidur berbicara

Kondisi ini terjadi pada hampir 5 persen orang dewasa dan berlangsung sekira 30 detik. Biasanya terjadi dalam 2 jam pertama tidur. Alasan di balik tidur berbicara adalah sebelum kita tidur nyenyak, tubuh masih memiliki otot untuk membuat suara yang menyertai mimpinya.

Mimpi repetitif

Inilah salah satu fenomena mimpi yang paling menarik. Anda akan terkejut mengetahui bahwa mimpi berulang terkait dengan realitas kita, setidaknya sebagian. Mimpi diulang oleh otak karena kita mencoba untuk menyesuaikan diri dengan sesuatu yang telah terjadi.

Misalnya, mimpi Anda sedang diserang oleh perampok atau dijambret saat pergi berbelanja. Kemungkinan besar otak Anda akan memainkan adegan itu lagi, dan lagi dalam mimpimu, sehingga bisa menyesuaikan diri dengannya. Padahal, kejadian sehari-hari seperti berbelanja bahan makanan akan mudah dijalankan dan otak akan bergerak maju.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement