Sementara itu terkait adanya ayam cemani yang sering digunakan dalam ritual Jawa selama bulan Suro hanyalah kepercayaan bahwa ayam cemani dipercaya sebagai media pengobatan dan tolak teluh atau santet (tolak bala).
BACA:
"Itulah kearifan lokal masyarakat Jawa "nunggak semi" yang artinya apa yang dilakukan di masa lalu akan diikuti terus di masa berikutnya," tutur Joko.
Salah satunya banyaknya masyarakat yang melakukan ritual di wilayah Kayangan untuk mencari kedrajatan atau kepangkatan. Karena dulunya lokasi itu digunakan oleh Penembakan Senopati mencari wahyu kedajatan hingga akhirnya sampai sekarang banyak yang datang mencari hal serupa.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.