Lalu, tak lama dari hasil CT Scan keluar, dokter menyarankan untuk melakukan pembedahan. Alhasil, batu tersebut berhasil diangkat dan wujudnya seukuran telur burung unta yang beratnya hampir 770 gram.
Dokter juga menyatakan bahwa pria tersebut memiliki kanker kandung kemih invasif lebih dari satu dekade yang lalu. Ia juga diberi perawatan laser untuk memecah batu lain yang lebih kecil, di samping menjalani operasi untuk mengeluarkan batu besar tersebut.
Penyebab dari munculnya batu tersebut yakni pria tersebut dianggap tidak sellau mengosongkan kandung kemihya saat buang air kecil. Akibatnya, dapat membentuk mineral keras yang mudah berubah menjadi batu.
Lalu, gejalanya meliputi sakit perut yang parah, urin disertai darah, perut mulas, nyeri dan lain sebagainya. Tetapi sebenarnya faktor risiko batu ginjal dapat diatasi.
Baca Juga: Waduh, Ada 27 Virus Bisa Hidup di Air Mani yang Bisa Menginfeksi Sperma!