SAAT mendengar kata cantik, pasti yang biasanya terlintas di pikiran banyak orang adalah wanita dengan tubuh langsing, kaki jenjang, rambut panjang dan berkulit putih.
Padahal sejatinya, cantik sendiri adalah sesuatu yang relatif yang notabene sangat tergantung dari bagaimana masing-masing mata memandangnya. Maka dari itu, bisa dibilang definisi dari apa yang dikatakan cantik itu pun tidak ada standarisasi mutlaknya. Belum lagi, arti cantik itu sendiri mengalami perubahan atau dengan kata lain perubahan dari masa ke masa.
BACA JUGA:
Sebagaimana dihimpun Okezone dari berbagai sumber, disebutkan bahwa dulu di dunia global pada era sekitar tahun 1920’an yang dinamakan wanita cantik bukanlah wanita bertubuh langsing loh! Malah wanita dengan bentuk tubuh yang androgini atau kelaki-lakian, dengan rasio dada kecil malah hampir datar, lalu bentuk pinggang yang tersamarkan, serta rambut bob pendek lah yang dibilang sebagai wanita cantik.
Hingga akhirnya berubah saat memasuki era 60-an, di mana di era ini bentuk tubuh ramping nan kurus mulai banyak disukai sehingga menjadi tren, lalu berlanjut memasuki era 1980’an yakni masa-masanya keemasan para supermodel, yang otomatis secara tidak langsung menjadikan bahwa wanita cantik adalah wanita dengan bentuk tubuh langsing, atletis, lengan yang kencang dan juga tinggi.