Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

AWAS! Sering Stres, Anda Lebih Berisiko Terkena Serangan Jantung

Dewi Kania , Jurnalis-Kamis, 14 September 2017 |20:11 WIB
AWAS! Sering Stres, Anda Lebih Berisiko Terkena Serangan Jantung
Ilustrasi (Foto: Dailymail)
A
A
A

RATA-rata penduduk modern sering menderita stres karena banyak faktor. Masalah di hubungan percintaan, rumah tangga, ekonomi hingga tuntutan pekerjaan dapat menjadi faktor pencetus seseorang mengalami stres.

Hal ini dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Jangan disepelekan, dalam jangka panjang, sering mengalami stres bisa menjadi pemicu masalah yang mematikan, misalnya berisiko serangan jantung lebih cepat.

Pada saat stres pula, detak jantung seseorang menjadi berdegup lebih kencang. Hal Itu merupakan efek respon yang bisa dicurigai seseorang. Tapi apa kaitannya ya orang stres lebih mudah alami serangan jantung?

Lebih lanjut, Spesialis Jantung Pembuluh Darah Konsultan dr Siska Suridanda Danny SpJP(K) menjelaskan, pada kondisi stres tubuh mengeluarkan hormon. Dalam hal ini, jenis hormonnya kortisol yang membuat detak jantung menjadi lebih tinggi.

"Stres bisa membuat tekanan detak jantung tinggi. Artinya siap melakukan aksi pada jantung dan pembuluh darah saat itu," kata dr Siska saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/9/2017).

BACA JUGA:

Dampak fatal bisa terjadi jika seseorang memiliki riwayat penyakit lain. Bila pada dasarnya pasien menderita hipertensi kemudian stres, jantungnya terus berdegup kencang. Hal ini riskan terjadi serangan jantung dan stroke akibat terlampau tekanan darahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement