Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belum Punya Anak, Sebenarnya Wanita Penasaran tentang Pola Asuh si Kecil! Apa Saja Ya?

Vessy Frizona , Jurnalis-Senin, 11 September 2017 |06:00 WIB
Belum Punya Anak, Sebenarnya Wanita Penasaran tentang Pola Asuh si Kecil! Apa Saja Ya?
Ilustrasi (Foto: Parents)
A
A
A

JANGAN hanya karena wanita belum menjadi orangtua, bukan berarti mereka tak peduli apa yang dilakukan teman-teman wanitanya dalam mengasuh anak.

Memang setelah memiliki anak kehidupan berubah. Bagi yang belum punya anak, mereka tidak tahu bagaimana rasanya menjadi seorang diktator anak kecil. Wanita-wanita itu punya waktu tidur lebih banyak daripada para ibu. Ada banyak pertanyaan yang ingin diketahui wanita. Mereka ingin tahu lebih dulu rasanya menjadi ibu. Pertanyaan-pertanyaan seperti berikut ini bergejalar di kepala wanita.

Baca Juga: Bagaimana Mengasuh Anak yang Kepribadiannya Jauh Berbeda dengan Anda?

Baca Juga: Belajar dari Raja Prancis IV Mendekatkan Diri kepada Anak-Anak

“Apakah kamu masih orang yang sama?”

Memiliki bayi menandai pergeseran identitas. Wanita adalah ibu sekarang. Dengan semua perubahan mendalam dalam hidup mereka. Tapi untuk teman-teman yang mengenal ibu jauh sebelum mereka melahirkan, dia masih sama.

“Kapan kamu mengajariku?”

Anda tahu sahabat yang kini sudah menjadi ibu mengalami perubahan besar. Setiap orang menangani tekanan dan tanggung jawab sebagai orangtua secara berbeda, beberapa dari mereka mungkin ingin ruang menyesuaikan diri dengan kehidupan sebagai sebuah keluarga. Teman-teman mengambil isyarat mereka dari ibu, jadi komunikasikan apa yang ibu baru berikan kepada teman-teman mereka. Bagaimana meniduri bayi, menyusui, atau memandikannya?

“Kapan aku dimintai bantuan?”

Hidup sebagai ibu baru itu berantakan. Mereka butuh banyak bantuan. Tapi mungkinkah meminta bantuan kepada teman yang belum punya anak? Bantuan apa yang bisa mereka berikan? Sebagai sahabat, teman-teman yang masih single sebetulnya ingin dimintai bantuan apa saja yang dapat meringankan pekerjaan ibu.

Baca Juga: Ulang Tahun ke-7, Baiknya si Kecil Diberi Kado Edukatif! Seperti Apa Ya?

Baca Juga: Kecemburuan Kakak pada Adik Sulit Dibendung, Coba Ajak Main Bersama

Mereka ingin melihat ibu dan bayinya

Begitu mereka mendapatkan kabar calon ibu melahirkan dan sudah menjadi ibu, teman-teman sangat ingin berada di sana untuk ibu baru. Mereka ingin mendengar tentang pengalaman baru kehidupan.

Mereka ingin ibu menjadi single lagi

Konon, hubungan pertemanan sebelum kehidupan berubah sangat berharga bagi sahabat. Mereka merindukan waktu bersama. Saat-saat dimana pertemanan belum terganggu dengan urusan rumah tangga dan anak. Mereka ingin jalan bersama, duduk di kafe, dan bercerita. Demikian dilansir Parents, Senin (11/9/2017).

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement